Di sisi lain, Tentara Nasional Indonesia (TNI) memastikan tetap akan mengirimkan sebanyak 756 personel baru ke Lebanon pada akhir Mei 2026.
Keputusan ini diambil meskipun muncul berbagai desakan dari sejumlah pihak agar Indonesia menarik pasukannya dari wilayah tersebut, mengikuti langkah yang telah diambil oleh Malaysia.
Baca Juga:
Prabowo Serahkan Pesawat MRCA Rafale dan Sistem Pertahanan Modern untuk Perkuat Pertahanan Udara Nasional
Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Iwan Bambang Setiawan, menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia bersifat bebas dan aktif, serta tidak bergantung pada keputusan negara lain.
Ia memastikan bahwa komitmen Indonesia dalam mendukung perdamaian dunia akan tetap dijalankan sesuai dengan mandat yang telah ditetapkan.
Rotasi pasukan yang dilakukan merupakan bagian dari mekanisme penugasan rutin.
Baca Juga:
Danpusterad Pimpin Upacara Pembukaan MTT Katpuan Apkowil Tersebar TA 2026
Prajurit yang telah bertugas lebih dari satu tahun akan ditarik kembali ke tanah air dan digantikan oleh personel baru yang telah dipersiapkan.
Selain menjaga kondisi fisik dan mental prajurit, rotasi ini juga bertujuan memastikan keberlanjutan kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.