Awal pekan ini, Trump disebut telah menyarankan Netanyahu menggunakan pendekatan yang lebih lunak di Lebanon.
Trump juga mengingatkan Israel agar tidak merobohkan bangunan setiap kali ada anggota Hizbullah masuk ke dalamnya.
Baca Juga:
Aset Tembus Rp189 Triliun, Hutama Karya Bertahan 3 Tahun di Fortune Southeast Asia 500
Pernyataan tersebut merujuk pada maraknya pengeboman Israel di kawasan permukiman Lebanon.
Sikap Trump kali ini menunjukkan tekanan baru dari Washington terhadap Tel Aviv di tengah upaya mempertahankan kesepakatan damai dengan Iran.
Di sisi lain, klaim Trump bahwa Israel mengikuti arahannya memperlihatkan bagaimana ia ingin menempatkan dirinya sebagai figur penentu dalam konflik kawasan.
Baca Juga:
Jokowi: Masuk PSI Harus Lewat Mekanisme Partai, Saya Jadi Motivator
Pernyataan keras itu juga mempertegas posisi Trump yang ingin menunjukkan bahwa dukungan militer dan politik Amerika Serikat menjadi faktor vital bagi keberlangsungan strategi keamanan Israel.
Ketegangan di Lebanon kini menjadi ujian penting bagi hubungan Trump dan Netanyahu, terutama ketika gencatan senjata masih rapuh dan serangan Israel terus menuai sorotan.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.