WAHANANEWS.CO, Jakarta - Donald Trump kembali mengguncang panggung geopolitik Timur Tengah setelah secara terbuka memperingatkan Israel dan mengklaim negara itu bisa “hancur lebur” tanpa dukungan dirinya.
Presiden Amerika Serikat itu juga menyebut Washington harus menjaga Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tetap “waras” dalam menyikapi persoalan Lebanon.
Baca Juga:
Aset Tembus Rp189 Triliun, Hutama Karya Bertahan 3 Tahun di Fortune Southeast Asia 500
Trump menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara dengan Axios yang dilansir Anadolu Agency dan New York Post pada Sabtu (20/6/2026).
Dalam wawancara itu, Trump mengaku masih memiliki hubungan baik dengan Netanyahu meski melontarkan kritik tajam terhadap langkah Israel di Lebanon.
Trump bahkan mengklaim mampu mengendalikan tindakan militer Israel karena para pejabat Tel Aviv disebutnya mengikuti arahan dari dirinya.
Baca Juga:
Jokowi: Masuk PSI Harus Lewat Mekanisme Partai, Saya Jadi Motivator
Pernyataan Trump tersebut muncul di tengah situasi panas setelah Amerika Serikat mengklaim Israel dan Hizbullah telah menyepakati gencatan senjata, sementara wilayah Lebanon masih terus digempur.
Wawancara yang dipublikasikan pada Jumat (19/6/2026) itu juga memuat kritik Trump terhadap kelompok garis keras di Israel.
Trump mengatakan dirinya mulai kehilangan rasa hormat kepada kalangan garis keras Israel yang ingin terus melanjutkan perang melawan Iran.