Instrumen tersebut memungkinkan Uni Eropa membatasi akses perusahaan AS ke tender publik, investasi, aktivitas perbankan, serta perdagangan jasa, termasuk layanan digital yang selama ini memberi surplus bagi Amerika Serikat.
“Ini bukan masalah Kerajaan Denmark, ini tentang seluruh hubungan transatlantik,” kata Menteri Ekonomi Denmark Stephanie Lose kepada wartawan menjelang pertemuan menteri ekonomi dan keuangan Uni Eropa di Brussels.
Baca Juga:
Di Tengah Ambisi Trump, Pesawat Militer NORAD Diam-diam Masuk Greenland
Ia menegaskan bahwa situasi tersebut dinilai sangat serius dan menuntut kewaspadaan penuh dari pihak Eropa.
“Saat ini kami tidak percaya bahwa apa pun harus dikesampingkan,” ujar Lose.
Di sela-sela pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Scott Bessent kembali menyatakan optimisme bahwa jalan keluar tetap terbuka.
Baca Juga:
FIFA Beri Jaminan Tim Peserta di Tengah Polemik Visa Amerika Serikat
Ia menyebut solusi akan ditemukan untuk menjamin keamanan nasional Amerika Serikat sekaligus kepentingan Eropa.
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.