WAHANANEWS.CO - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman keras usai mengaku tidak puas terhadap proposal damai terbaru dari Iran, dengan menyebut Washington kini hanya memiliki dua pilihan untuk mengakhiri perang, yakni menghancurkan Iran atau menempuh kesepakatan diplomatik, Sabtu (2/5/2026).
"Ada beberapa pilihan," kata Trump dilansir CNN International, Sabtu (2/5/2026).
Baca Juga:
PNS Bakar Kantor Dishub Babel karena Kenaikan Pangkat Ditolak Atasan
Trump menjelaskan pilihan pertama adalah serangan besar-besaran untuk menghancurkan Iran selamanya, sedangkan opsi kedua ialah mengakhiri konflik melalui jalur negosiasi.
"Apakah kita ingin langsung membombardir mereka habis-habisan dan menghancurkan mereka selamanya? Atau apakah kita ingin mencoba mencapai kesepakatan? Itulah pilihannya," ujar Trump.
Meski melontarkan ancaman militer, Trump menegaskan dirinya lebih memilih jalur kedua yakni penyelesaian lewat perundingan.
Baca Juga:
Nenek 70 Tahun di Bali Jadi Korban Hipnotis, Kerugian Capai Rp380 Juta
"Secara kemanusiaan, saya lebih memilih untuk tidak melakukannya," katanya.
"Tetapi itulah pilihannya. Apakah kita ingin menyerang mereka secara besar-besaran dan menghancurkan mereka atau apakah kita ingin melakukan sesuatu?," sambung Trump.
Di sisi lain, negosiasi perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat sebelumnya sempat terhenti sebelum Teheran mengirimkan proposal baru guna membuka kembali pembicaraan lanjutan.