Dalam regulasi Turki, setiap provinsi memiliki aturan yang berbeda dalam mengatur legalitas budidaya ganja.
Tidak sembarangan, sebagian besar produksi hingga budidaya ganja dikendalikan oleh pemerintah Turki.
Baca Juga:
UEA Perluas Program Operasi Katarak Gratis ke Berbagai Daerah di Indonesia
5. Kanada
Sejak 2001, ganja medis telah legal di Kanada. Namun pada 2018, negara itu membuat sejarah dengan mengesahkan Cannabis Act.
Meskipun konsumsi dan budidaya tanaman ini masih diatur secara ketat, akses penggunaan ganja medis dengan izin dari penyedia layanan kesehatan di Kanada kini dinilai jauh lebih mudah.
Baca Juga:
Bupati Tapteng Hadiri Sosialisasi Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
6. Denmark
Di Denmark, produk ganja medis yang legal dan boleh didistribusikan adalah Sativex-semprotan mulut oromucosal berbasis tanaman lengkap dan Marinol, sintetis THC. Uji coba ganja medis pertama kali dilakukan pada 2018.
Sejak itu, negara tersebut kini telah memperbolehkan sekitar 1.500 pasien menggunakan produk ganja medis ini.