Lupus merupakan suatu penyakit reumatik atau imun kronis yang dapat mengenai berbagai organ. Tubuh memiliki gangguan pada sistem imun sehingga kehilangan kemampuan untuk mengenali dan membedakan zat asing dengan sel atau jaringan tubuh pasien sendiri.
Kondisi ini menyebabkan dibentuknya auto-antibodi yang banyak yang kemudian dapat menyerang jaringan sehat.
Baca Juga:
Masuki Musim Pancaroba, Dinkes Tangerang dan Tangsel Imbau Warga Tak Panik Hadapi Super Flu
"Akhirnya auto-antibodi tersebut akan membentuk kompleks imun yang akan memicu peradangan atau inflamasi dan kemudian akan merusak jaringan," kata Faisal.
Di Indonesia, diperkirakan angka insidensi lupus sekitar 7,4 per 100 ribu orang per tahun, dengan angka kejadian pada laki-laki itu jauh lebih sedikit dibandingkan wanita.
Pada laki-laki, diperkirakan angka insidensi itu sebesar 1,53 per 100 ribu orang per tahun dan diperkirakan ada sekitar 60 ribu kasus baru setiap tahunnya.
Baca Juga:
Per Januari 2026: Berikut Daftar 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan
Sedangkan pada wanita, angka insidensinya lebih tinggi, 8,82 per 100 ribu orang per tahun dan diperkirakan ada 340 ribu kasus baru setiap tahunnya.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.