Lebih buruk lagi, peradangan otak tersebut beserta kejang juga bisa muncul dan berujung kematian.
Setelah terjangkit virus, gejala-gejala di atas akan timbul dalam rentang waktu 4 sampai 14 hari. Ada pula laporan masa inkubasi hingga 45 hari.
Baca Juga:
Lima Tahun Setelah COVID-19: WHO Desak China Berbagi Data, Ini Jawabannya
Seberapa Mematikan Virus Nipah?
Virus Nipah adalah virus yang tergolong berbahaya. Tingkat kematian yang disebabkan virus ini tergolong tinggi.
Rata-rata angka kematian akibat virus Nipah diperkirakan berkisar antara 40 hingga 75 persen.
Baca Juga:
'Ngamuk' di Jepang, Strain KP.3 COVID-19 Lebih Menular Dibanding JN.1
Tingkat kematian ini berbeda-beda di setiap wilayah, tergantung pada seberapa mampu wilayah tersebut dalam melakukan penyelidikan epidemiologi, surveilans, dan manajemen klinis kasus.
Sebagai perbandingan, Covid-19 memiliki tingkat kematian di Indonesia sebesar 2,58 persen. Meski tampak kecil dibandingkan tingkat kematian virus Nipah, namun angka tersebut sebetulnya adalah yang tertinggi kedua di Asia Tenggara.
Dengan demikian, data telah menggambarkan bahwa virus Nipah jauh lebih mematikan ketimbang Covid-19