WAHANANEWS.CO, Jakarta – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengajak berbagai pihak memperkuat dukungan terhadap ibu menyusui, khususnya sepanjang 1.000 hari pertama kehidupan anak.
Periode tersebut dinilai menjadi fase penting dalam menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga keberhasilan pemberian ASI perlu didukung oleh lingkungan yang memadai.
Baca Juga:
Simak! IDAI Imbau Masyarakat Lakukan 3 Langkah Ini untuk Cegah Rabies
Dukungan terhadap ibu menyusui tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu seorang diri.
IDAI menilai keberadaan keluarga, tenaga kesehatan, komunitas, dunia kerja, hingga pemerintah memiliki peran yang saling berkaitan dalam menciptakan kondisi yang memungkinkan pemberian ASI berjalan secara optimal.
Ketua Satgas ASI IDAI Dr. dr. Naomi Esthernita mengatakan, dukungan yang diberikan kepada ibu menyusui harus dibangun secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Baca Juga:
IDAI Ingatkan Rabies Bisa Menular Lewat Luka Terbuka
Menurutnya, kolaborasi tersebut dibutuhkan agar ibu tidak menghadapi proses menyusui sendirian.
“Rantai dukungan yang hangat ini harus kita bangun bersama, kita menabur dan kita nanti kita menuainya belakangan. Jadi kita investasi dengan aksi,” kata Naomi Esthernita saat memberikan sambutan dalam Parayaan Pekan ASI Sedunia 2026 di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI), Depok, Jawa Barat, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Menurut Naomi, dukungan yang kuat sejak awal akan memberikan dampak jangka panjang terhadap kesehatan ibu dan anak.