Naomi menegaskan, dukungan tersebut diperlukan untuk membantu ibu memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi.
Pendampingan yang memadai juga dapat membantu ibu menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama masa menyusui.
Baca Juga:
Simak! IDAI Imbau Masyarakat Lakukan 3 Langkah Ini untuk Cegah Rabies
“Rumah sakit harus memiliki sistem yang mendukung dan melindungi ibu menyusui selama menjalankan proses pemberian ASI. Hal ini penting agar ibu mendapatkan pendampingan dan fasilitas memadai untuk memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya,” ujar Naomi.
Untuk mewujudkan hal tersebut, IDAI mendorong rumah sakit mengembangkan layanan yang ramah bayi serta memastikan tersedianya konselor laktasi yang memiliki kompetensi.
Keberadaan tenaga yang dapat memberikan informasi dan pendampingan dinilai dapat membantu ibu lebih percaya diri dalam menjalani proses menyusui.
Baca Juga:
IDAI Ingatkan Rabies Bisa Menular Lewat Luka Terbuka
Selain fasilitas kesehatan, dukungan dari pasangan dan keluarga juga tidak kalah penting.
Bantuan dalam mengurus bayi maupun pekerjaan rumah tangga dapat memberikan ruang bagi ibu untuk beristirahat dan fokus memenuhi kebutuhan bayi.
Dukungan emosional juga diperlukan karena kondisi psikologis ibu dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keberlangsungan proses menyusui.