Karena itu, upaya meningkatkan pemberian ASI tidak cukup hanya dilakukan melalui edukasi kepada ibu, tetapi juga perlu dibarengi dengan pembentukan lingkungan yang mendukung.
Pemerintah, lanjut dia, mempunyai posisi strategis dalam membangun ekosistem yang ramah terhadap ibu menyusui.
Baca Juga:
Simak! IDAI Imbau Masyarakat Lakukan 3 Langkah Ini untuk Cegah Rabies
Kebijakan yang tepat diperlukan untuk memberikan perlindungan sekaligus memastikan ibu memperoleh fasilitas yang dibutuhkan, baik di ruang publik maupun lingkungan kerja.
Salah satu bentuk dukungan yang dapat diperkuat adalah penyediaan ruang laktasi yang layak, aman, nyaman, dan mudah diakses oleh ibu menyusui.
Selain itu, regulasi terkait perlindungan ibu serta pemasaran susu formula juga dinilai perlu mendapat perhatian.
Baca Juga:
IDAI Ingatkan Rabies Bisa Menular Lewat Luka Terbuka
“Pemerintah perlu memperkuat aturan pemasaran susu formula dan perlindungan maternal di tempat kerja untuk mendukung ibu menyusui. Kampanye serta edukasi penting ditingkatkan agar masyarakat memahami manfaat pemberian ASI bagi kesehatan ibu dan bayi,” ucap Naomi.
Di sisi pelayanan kesehatan, IDAI menilai keberadaan sistem yang mendukung ibu menyusui juga menjadi faktor penting.
Fasilitas kesehatan, terutama rumah sakit, diharapkan tidak hanya memberikan pelayanan kepada bayi, tetapi juga memastikan ibu mendapatkan pendampingan selama proses menyusui.