WahanaNews.co | Presiden Joko Widodo memerintahkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik semua obat penyebab gagal ginjal akut pada anak.
Jokowi mengatakan kejadian ini merupakan hal luar biasa. Ia tak ingin para anak buahnya menyepelekan kasus gagal ginjal akut.
Baca Juga:
Dorong Talenta Lokal, Liga 4 Piala Gubernur Banten 2026 Resmi Dimulai
"BPOM segera tarik dan hentikan peredaran obat sirop yang betul-betul secara evidence based betul-betul terbukti mengandung bahan obat penyebab gangguan ginjal tersebut," kata Jokowi dalam rapat di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (24/10).
Ia juga memerintahkan BPOM membuat daftar lengkap obat-obatan berbahaya. Jokowi ingin informasi itu disebarluaskan secara transparan ke publik.
Jokowi juga meminta Kementerian Kesehatan mencari tahu penyebab utama kasus gagal ginjal akut. Selain itu, ia memerintahkan Kemenkes untuk mempersiapkan segala kebutuhan untuk mengobati para pasien.
Baca Juga:
Viral di Medsos, Langit Merah di Australia Barat Ternyata Efek Debu Siklon
"Siapkan pelayanan kesehatan untuk masalah ini. Siapkan pengadaan obat-obatan yang dapat mengatasi, menangani dari gagal ginjal ini," ujarnya.
"Saya minta diberikan pengobatan gratis kepada pasien-pasien yang dirawat. Ini penting sekali," ucapnya.
Sebelumnya, Indonesia melaporkan 245 kasus gagal ginjal akut. Sebanyak 141 kasus di antaranya berujung kematian pasien.