Berdasarkan data yang dimiliki oleh
Ombudsman, jumlah limbah medis yang tidak terolah sebelum pandemik mencapai
70,5 ton per harinya.
Jumlah ini berpotensi bisa meningkat
selama pandemik hingga mencapai 200 ton per harinya.
Baca Juga:
Sri Lanka Kembalikan Ribuan Ton Limbah ke Inggris
"Karena fasilitas layanan
kesehatan kini merawat lebih banyak pasien yang disebabkan Covid-19," tutur dia.
Mengapa fasilitas layanan kesehatan
seperti rumah sakit dan puskesmas tak taat prosedur dalam membuang limbah
medis?
Baca Juga:
Selat Bali Tercemar Limbah Medis Berupa Sampah Antigen Covid-19
Tekan Biaya
Menurut Mori, ada beberapa alasan
mengapa sampah medis tidak dikelola dengan benar.
Pertama, pengelola fasilitas medis
hanya meminta kepada petugas cleaning service
untuk mengurus sampah medis.