WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ramai di media sosial klaim rutin minum air putih hangat sebelum tidur dapat membuat ginjal lebih sehat. Lalu, bagaimana faktanya?
Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PB PERNEFRI) Dr dr Pringgodigdo Nugroho, SpPD-KGH mengatakan klaim ini tidak berbasis ilmiah.
Baca Juga:
BPOM Temukan Kopi Ilegal Mengandung Obat Keras Berbahaya
Menurut dr Pringgo, mencukupi asupan cairan harian memang menjadi kunci utama seseorang jika ingin menjaga fungsi ginjalnya tetap optimal, tetapi tidak ada suhu dan waktu tertentu yang bisa memastikan keterkaitan keduanya.
"Nggak ada bukti ilmiahnya. Mungkin karena minumnya saja kali, jadi minum yang cukup sehat ginjalnya," kata dr Pringgo saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).
"Tapi (air) panas, sebelum tidur tidak ada hubungannya (dengan kesehatan ginjal.red)," sambungnya.
Baca Juga:
BPKN RI: Putusan Rp 60 Juta Tak Manusiawi untuk Tragedi Gagal Ginjal
Kebutuhan Air Harian
Dikutip dari VNExpress, secara umum setiap orang disarankan meminum delapan gelas air putih dalam sehari. Kebutuhan air yang sebenarnya bergantung pada usia, tingkat aktivitas, iklim, dan status kesehatan orang.
Total asupan cairan harian, termasuk air putih, minuman semacam teh, kopi, sup, atau buah sebaiknya sekitar 3,7 liter atau 15,5 gelas air untuk pria. Sementara untuk wanita, sebanyak 2,7 liter.
Kebanyakan dokter menyarankan 1,5 hingga 2 liter air putih per hari untuk orang dewasa yang sehat. Mereka yang tinggal di iklim panas atau melakukan aktivitas fisik yang intens, mungkin membutuhkan lebih banyak air.
[Redaktur: Alpredo Gultom]