WAHANANEWS.CO - Aksi begal sadis yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kota Bekasi akhirnya terungkap setelah polisi menangkap tiga pelaku yang ternyata telah beraksi selama dua hari berturut-turut dengan menyasar pengendara sepeda motor pada dini hari.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan aksi pertama dilakukan pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Bumi Eraska, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, dengan korban berinisial BS (48).
Baca Juga:
Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Anak Punk di Cikarang, Tabung Gas dan Miras Disita
"Jadi kejadiannya pada hari Jumat tanggal 26 Juni pukul 02.30 di Jalan Bumi Eraska, Kelurahan Jatiraden, Jatisampurna, Kota Bekasi. Di mana korban adalah Saudara BS, ini 48 tahun," jelas Kusumo dalam jumpa pers di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (2/7/2026).
Menurut Kusumo, korban saat itu hendak berangkat bekerja ketika menyadari dirinya dibuntuti dua sepeda motor yang kemudian memepet dan menghentikan laju kendaraannya.
"Saudara BS ini keluar dari perjalanan mau berangkat kerja. Di tengah jalan, yang bersangkutan kemudian melihat ada dua sepeda motor di belakangnya mengikuti. Kemudian dia dipepet, kemudian dihentikan, kemudian sepeda motor diambil oleh para pelaku, dan korban berhasil melarikan diri," katanya.
Baca Juga:
Cahaya Muharram, PLN Cikarang Sambung Listrik Gratis Lewat Light Up The Dream
Sehari berselang, tepatnya Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, ketiga pelaku kembali menjalankan aksi serupa di Kampung Pabuaran, Gang Bitung, Kelurahan Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna, dengan korban pengemudi ojol berinisial DTLP yang akhirnya meninggal dunia.
"Setelah itu, para pelaku keesokan harinya melakukan kegiatan yang sama. Jadi pada hari Sabtu jam 2 dini hari, TKP di Kampung Pabuaran, Gang Bitung, Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna, ini pelaku melakukan perbuatan di mana korban adalah Saudara DTLP. Ini korban meninggal tidak jauh dari lokasi," katanya.
Polisi menjelaskan korban DTLP sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online dan malam itu baru keluar dari rumah saudaranya untuk pulang menggunakan sepeda motor yang diparkir di lokasi tersebut.