Karena merasa takut, korban akhirnya menuruti kemauan tersangka. Persetubuhan pun terjadi satu kali di lokasi tersebut. Hartono menyebut korban mengalami trauma, ketakutan bertemu orang lain, hingga rasa malu terhadap teman-temannya usai kejadian itu.
Kejadian Kedua
Baca Juga:
Pilkada Maut di Sampang, Saksi Paslon Jimad Sakteh Tewas Dikeroyok
Pada kesempatan lain, korban yang kembali menunggu temannya di taman yang sama disapa oleh tersangka berinisial AP yang saat itu tidak sendirian. Korban sempat bergabung duduk-duduk bersama kelompok tersebut.
"Selang beberapa menit, korban diajak keluar jalan-jalan oleh tersangka AP dengan diikuti tersangka lainnya. Korban dibawa ke semak-semak di Desa Panggung dan di sana disetubuhi secara bergantian oleh empat orang tersangka, yakni AP, MHA, MFS, dan D," kata Hartono.
Kejadian Ketiga
Baca Juga:
Viral Video Saksi Pilkada di Sampang Dibacok, Diselidiki Polisi
Kejadian berikutnya terjadi ketika korban bertemu dengan tersangka yang sudah dikenalnya di taman yang sama. Korban lalu diajak ke SMP 6 yang terletak di Desa Panggung.
"Setelah sampai, korban dibawa ke bagian belakang sekolah untuk dilakukan persetubuhan secara bergantian [oleh beberapa orang]," ujarnya.