“Kalau bekas luka, terakhir kemarin dijemput mbahnya itu ada luka lebam di kaki. Nah mbahnya enggak bilang apa-apa. Terus istri saya bilang kayaknya jatuh deh. Ya udah saya juga enggak tanya pihak sekolah,” ujarnya.
Tanda-tanda trauma juga mulai terlihat dari perilaku anaknya yang sering menangis setiap hendak berangkat ke daycare.
Baca Juga:
Pelita Air Bakal Masuk Garuda Group, MARTABAT Prabowo-Gibran: Konsolidasi Harus Tingkatkan Pelayanan
“Kalau pagi. Biasanya kalau mau sekolah mesti nangis. Tapi kalau udah sampai 'cep' diem,” kata Aldewa.
Orangtua lainnya, Khairunisa, juga mengungkap kondisi anaknya yang baru berusia 1,5 tahun mengalami gangguan kesehatan selama dititipkan di tempat tersebut.
“Dia pilek sampai sekarang belum sembuh. Terus batuk biasanya nggak pernah batuk. Batuknya sampai muntah-muntah,” ujarnya.
Baca Juga:
KAI Kecam Ucapan Kasar Advokat ke Wartawan, Kak Mia: Officium Nobile Wajib Jaga Etika
Ia menambahkan bahwa anaknya mengalami penurunan berat badan serta pernah demam tinggi tanpa adanya pemberitahuan dari pihak daycare.
"Yang saya kaget dia demam sampai 38,7 derajat atau 39 itu tidak bilang ke kami. Bilangnya pas kami sudah ngomong. Buk ini demam ya. Oh iya demam kemarin,” lanjutnya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.