WAHANANEWS.CO, Jakarta - Jejak uang jaringan narkoba Fredy Pratama kembali terbuka setelah Bareskrim Polri mengungkap dugaan peran besar Frans Antoni sebagai pengatur operasional sekaligus pembawa uang hasil kejahatan lintas negara.
Bareskrim Polri menyebut Frans Antoni diduga menjadi salah satu sosok penting dalam jaringan bandar narkoba Fredy Pratama.
Baca Juga:
Minta Cek Rekam Jejak, KPK Sentil Parpol Usai Nur Alam Gabung PSI,
Selain diduga mengatur operasional jaringan, Frans juga disebut rutin membawa uang hasil bisnis narkoba dari Indonesia ke Thailand.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengatakan peran Frans dalam pengangkutan uang hasil kejahatan berlangsung dalam waktu panjang.
“Frans Antoni melakukan kegiatan pengangkutan uang hasil kejahatan dari indonesia ke Thailand telah berlangsung selama kurang lebih 7 tahun, terhitung sejak tahun 2017 hingga 2023, dengan frekuensi rata-rata 2 hingga 3 kali setiap bulannya,” kata Eko, Jumat (19/06/2026).
Baca Juga:
AS Dinilai Mundur Besar, Garis Merah Washington ke Iran Disebut Runtuh
Menurut Eko, aktivitas tersebut diduga dilakukan secara berulang dan menjadi bagian penting dalam perputaran dana jaringan narkoba Fredy Pratama.
Dari hasil penyidikan, total perjalanan Frans dalam membawa uang hasil kejahatan itu disebut mencapai ratusan kali.
“Total frekuensi pengangkutan mencapai sekitar 168 kali, jadi dari Indonesia berangkat ke Thailand 168 kali membawa uang cash,” ujar Eko.