Sementara itu, Kapolsek Kraksaan Kompol Masykur mengingatkan masyarakat agar tidak membuat maupun menyebarkan informasi palsu karena dapat berdampak pada situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, laporan bohong semacam itu berpotensi menimbulkan keresahan dan mengganggu kondisi kamtibmas yang selama ini berjalan kondusif.
Baca Juga:
PBB Kritik Keras Sidang Andrie Yunus, Sebut Tuduhan Terhadap Terdakwa Terlalu Ringan
"Kami berharap kepada masyarakat agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Dengan alasan apa pun, cerita bohong seperti ini dapat meresahkan masyarakat dan mengganggu situasi kamtibmas yang selama ini kondusif," tutur Masykur.
Polisi memastikan laporan dugaan pembegalan yang disebut terjadi di sekitar kawasan Makam Pahlawan Sidomukti, Kraksaan, tidak pernah terjadi.
Kasus tersebut dinyatakan selesai setelah pelapor mengakui sendiri bahwa seluruh cerita yang disampaikan merupakan laporan palsu.
Baca Juga:
Belasan Orang Terjaring OTT, Silmy Karim Resmi Ditahan KPK Setelah Pemeriksaan Maraton
"Jadi sudah selesai jika informasi dugaan pembegalan di sekitar makan pahlawan itu tidak benar adanya atau laporan palsu dan sudah diakui sendiri oleh korban," pungkasnya.
[Redaktur: Sandy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.