Ia mengaku cucunya yang berusia empat tahun sempat menunjukkan ketakutan dan memberikan pengakuan sederhana tentang perlakuan tersebut.
“Dia katanya dimasukin ke kamar mandi. Dikunci di kamar mandi. Kata cucu saya ‘aku mau main enggak boleh. Enggak boleh main. terus dikunci di kamar mandi’,” ungkap Sri.
Baca Juga:
Kasus Daycare Jogja, Anak-anak Terindikasi Gangguan Tumbuh Kembang
Sri juga menyebut bahwa saat dijemput, pipi cucunya tampak memerah meski tidak diketahui pasti penyebabnya karena sang anak enggan menjelaskan.
Sementara itu, orang tua lain bernama Aldewa juga mengaku menemukan tanda mencurigakan pada anaknya yang berusia tiga tahun setelah enam bulan dititipkan di daycare tersebut.
Ia melihat adanya lebam di lutut anaknya yang sebelumnya dianggap sebagai hal biasa.
Baca Juga:
Banyak Daycare Belum Berizin, BSN Dorong Standar Ketat Lewat SNI TARA dan CCTV
“Pernah ada lebam di lutut kanan. Kalau pagi mau berangkat itu selalu nangis. Awalnya saya kira biasa, wajar anak kecil nangis atau takut pas sekolah,” ucap Dewa.
Setelah kasus ini mencuat, ia mulai menyadari kemungkinan anaknya menjadi korban perlakuan yang tidak semestinya.
Namun, ia mengaku kesulitan mendapatkan kepastian karena anaknya belum mampu menjelaskan secara jelas apa yang dialami.