Tak berhenti di situ, Miskad juga mengecek rekaman CCTV di balai desa yang terletak tepat di depan masjid, tempat penemuan jasad bocah malang itu.
Dari tayangan CCTV, terlihat MR sempat berbicara dengan seseorang sebelum masuk ke toilet. “Sekitar jam 4 itu memang ada orang ngajak ngobrol ke anak itu langsung masuk (ke toilet). Nah di sana cuma 5 menit,” ungkap Miskad.
Baca Juga:
Temukan Tas Berisi Uang Rp17 Juta, Pria di Tapteng Diamankan Polisi
Namun, MR tidak pernah terlihat keluar lagi dari toilet. Hanya sosok orang dewasa yang sempat bersamanya tampak meninggalkan lokasi.
“Ciri-cirinya sudah dewasa. Kalau orangnya siapa saya gak kenal,” tambahnya.
Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian membenarkan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan intensif atas kasus ini.
Baca Juga:
Pelaku Pengeroyokan Tak Kunjung Ditangkap, Korban Akan Demo Besar-besaran di Mapolrestabes Medan
Sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk pakaian korban dan rekaman CCTV, sementara otopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian MR. “Ini supaya semua peristiwanya terang benderang, penyebab kematiannya akibat apa,” jelas Willy.
Kasus kematian bocah 11 tahun di toilet masjid ini membuat warga Majalengka geger dan penuh tanda tanya. Polisi kini fokus menelusuri kemungkinan adanya unsur kekerasan di balik tewasnya MR.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.