“Pengakuan tersangka, kedua anak itu telah diasuh RS lebih kurang lima tahun,” jelas Syahril.
Polisi menyebut persoalan pengiriman uang mingguan tersebut kemudian memicu kekesalan tersangka kepada ibu korban yang akhirnya diduga dilampiaskan kepada kedua anak.
Baca Juga:
Wakapolres Dairi Jenguk 2 Bocah Korban Kekerasan
“Tapi, akhir-akhir ini uang mingguan tidak lancar dikirim, jadi tersangka kesal sama ibu korban dan kekesalannya dilampiaskan kepada kedua anak itu,” kata Syahril.
Berdasarkan pengakuan tersangka kepada penyidik, kekerasan terhadap kedua korban antara lain dilakukan menggunakan sapu dan gantungan pakaian.
“Kadang dipukul pakai sapu, kadang pakai hanger atau gantungan baju,” jelas Syahril.
Baca Juga:
Bocah 7 Tahun Alvino Purba Disiksa di Sidikalang, Telinga Berdarah hingga Tangan Patah
Polisi juga memperoleh keterangan bahwa kondisi emosional tersangka semakin memburuk karena suami RS saat ini sedang menjalani hukuman di penjara.
Kasus tersebut sebelumnya mencuat setelah AGP ditemukan masyarakat dalam kondisi memprihatinkan di kawasan Jalan Merdeka, tepatnya di belakang Gedung Nasional Djauli Manik, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.
Kondisi AGP yang mengalami sejumlah luka mulai dari bagian wajah hingga kaki kemudian beredar luas di media sosial dan menarik perhatian masyarakat.