Untuk kasus bayi dengan kelainan jantung bawaan, pihak terkait masih melakukan pemantauan lanjutan terhadap kondisinya.
"Untuk yang jantung karena bawaan, mungkin nanti ada tindaklanjutnya," tuturnya.
Baca Juga:
Tangis Ayah Pecah di Hebron, Bayi Palestina Tewas Setelah Tentara Israel Lepaskan Tembakan
AKP Mateus Wiwit menjelaskan dua bayi telah dijemput kembali oleh orangtuanya setelah proses pendataan dilakukan.
Sebagian bayi lainnya kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Sleman untuk menjalani perawatan lanjutan.
"Enam bayi yang lain dirawat di Dinsos untuk penanganan lebih lanjut," ucapnya.
Baca Juga:
Jangan Tergiur! OJK Sebut Nonton Drama China hingga Klik Iklan Jadi Modus Penipuan Baru
Berdasarkan hasil penyelidikan, seluruh bayi tersebut merupakan bayi yang dilahirkan di tempat praktik bidan berinisial OR di Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman.
Pada awalnya hanya ada satu orangtua yang menitipkan bayinya kepada bidan tersebut untuk dirawat sementara.
"Awalnya adalah hanya satu orang yang melahirkan di sana, kemudian si ibunya ini menitipkan kepada bidan tersebut untuk dirawat."