Menurut polisi, alasan yang disampaikan orangtua saat menitipkan bayi dinilai dapat diterima sehingga bidan tersebut bersedia membantu merawatnya.
"Mungkin karena kemanusiaan dan alasan tertentu dari yang menitipkan itu bisa diterima oleh bidan itu," ungkapnya.
Baca Juga:
Pasar Sitinjo Dicanangkan Jadi Pasar Komoditi Harian Dairi
Seiring waktu, jumlah bayi yang dititipkan terus bertambah hingga mencapai sebelas orang.
Para orangtua yang menitipkan bayi diketahui memiliki latar belakang dan alasan yang berbeda-beda.
"Alasannya ada yang bekerja, ada yang mahasiswa," tuturnya.
Baca Juga:
Panti Rehabilitas Narkoba Sidikalang Disorot, Data Pasien Tidak Transparan
Polisi juga menemukan fakta bahwa rumah di Hargobinangun bukanlah lokasi perawatan utama bagi para bayi tersebut.
Selama ini para bayi dirawat di tempat praktik bidan OR di Banyuraden sebelum kemudian dipindahkan sementara.
Pemindahan dilakukan karena lokasi praktik tersebut sedang digunakan untuk kegiatan lain sehingga diperlukan tempat penampungan sementara.