Meski kecewa, RG bersikeras akan tetap mengikuti semua prosedur hukum yang diminta aparat kepolisian.
Ia ingin menjadi contoh bagi korban lain agar tidak takut mencari keadilan meski prosesnya tidak mudah.
Baca Juga:
Jawa Jadi Ladang Korban Terbesar, Kerugian Scam Online Capai Rp 9,1 Triliun
“Karena di luar sana itu banyak banget korbannya,” ujarnya.
RG telah menjalani pemeriksaan sebagai korban pada awal November (5/11/2025) di Polres Tangerang Selatan.
“Sudah dimintai keterangan. Tapi setelahnya tetap aja enggak ada kabar lagi sampai sekarang,” katanya.
Baca Juga:
Salah Transfer atau Kena Customer Service Palsu, OJK Minta Masyarakat Segera Lakukan Ini
Cerita bermula saat suatu malam di awal Oktober 2025, RG menerima panggilan telepon dari nomor tak dikenal yang mengaku mengenalnya lewat sebuah aplikasi kencan.
Padahal, RG mengaku tidak pernah menggunakan aplikasi tersebut.
Namun yang membuatnya lengah, si penelepon mengetahui banyak hal tentang masa lalunya secara detail, seolah-olah benar-benar mengenal RG secara pribadi.