WahanaNews.co | Divisi Propam Mabes Polri menangkap Kapolda Jawa Timur Irjen Teddy Minahasa.
Teddy diduga memperjualbelikan barang bukti Narkoba yang didapatnya.
Baca Juga:
Ketua Bawaslu KBB Ditangkap Polisi karena Pesta Sabu, Terancam 4 Tahun Penjara
Jauh sebelum kasus Narkoba ini mencuat, ternyata Teddy pernah membuat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tidak nyaman.
Pada tahun 2014 lalu, Teddy masih berpangkat Komisaris Besar (Kombes) yang ditugasi sebagai koordinator pengamanan Jokowi.
Saat itu, Teddy mendapat tugas mengamankan Jokowi yang berstatus sebagai Calon Presiden RI 2024. Tim pengamanan Jokowi yang dipimpin Teddy terdiri dari 42 personel polisi.
Baca Juga:
Ini Kriteria Napi Penerima Amnesti, Tidak Untuk Kasus Narkoba
Pada saat tim pengamanan dikoordinatori oleh Teddy, proses pengamanan Jokowi berubah drastis dan menjadi lebih ketat.
Pasukan pengamanan Jokowi yang semula mengamankan dari belakang, berubah menjadi melalukan melakukan pengamanan di depan Jokowi dan membuat Jokowi berjarak dengan masyarakat kala itu.
Bahkan, pengamanan yang dilakukan oleh Teddy tak jarang melakukan tindakan arogan dan represif.