"Saya juga enggak tahu dia sudah ngontrak berapa lama. Katanya sih, sudah kasih surat ke RT, tapi enggak tahu saya kalau dia ada di sini," jelas Novi.
Novi yang tak mengetahui keberadaan NK merasa terkejut saat mengetahui ada balita tewas dianiaya di sana.
Baca Juga:
Pelajar SMK di Medan Melahirkan dan Buang Bayi, Pakar Sebut Fenomena Mengkhawatirkan
Novi juga mengira kontrakan itu kosong, karena selama ini memang jarang disewa.
"Yang isi (sewa) kan keluar masuk, dua atau tiga bulan, langsung keluar, enggak sampai satu tahun (yang datang dan isi hunian)," jelas Novi.
Tetangga lainnya, Mansah (63), juga menyampaikan hal serupa. Mansah yang sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan di RW 009 bahkan tak pernah melihat sosok NK.
Baca Juga:
Terekam CCTV di Medan: Wanita Melahirkan di Warung, Lalu Pergi Tinggalkan Bayinya
"Saya lihat, enggak pernah ada orang. Saya pulang malam atau pulang pagi, enggak pernah lihat ada orang di situ (kontrakan). Tahu-tahu ada berita bocah yang meninggal, 'Lho, yang mana orangnya?' Bingung saya," ungkap Mansah.
Tetangga tak pernah dengar tangisan bayi
Baik Novi atau Mansah juga tak pernah mendengar soal tangisan seorang bayi. Mereka tak mengetahui NK mengontrak bersama bayinya.