"Petugas tiba di lokasi menemukan korban dan langsung mengamankan TKP agar status quo dan dilanjutkan olah TKP," imbuh Wahyu.
Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara untuk menjaga kondisi lokasi sebelum proses olah TKP dilakukan.
Baca Juga:
BPK Temukan ASN di Kukar Terima Honor 900 Kali, Nilainya Tembus Rp 9,5 Miliar
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi, polisi kemudian mengarahkan penyidikan kepada ES sebagai terduga pelaku.
"Dari keterangan tetangga maupun keluarga korban, diketahui bahwa pelaku dan korban kerap terlibat pertengkaran dalam rumah tangga," imbuh Wahyu.
Wahyu mengatakan konflik rumah tangga antara korban dan pelaku diduga sudah beberapa kali terjadi sebelum peristiwa pembunuhan tersebut.
Baca Juga:
OJK Batasi Layanan Paylater, Ekonom INDEF: Pelindungan Konsumen Bakal Makin Kuat
"Bahkan pada malam sebelum kejadian, keduanya sempat terlibat cekcok," imbuh Wahyu.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sehelai kain seprai berwarna merah muda yang diduga berkaitan dengan aksi pembunuhan tersebut.
Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani visum dan autopsi guna memastikan penyebab kematiannya.