Karena itu, ia menilai pengembangan kawasan pendukung di sekitar PLBN perlu terus diperkuat agar manfaat ekonomi yang dihasilkan semakin besar dan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat setempat.
“PLBN yang modern dan representatif harus mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi baru. Kehadiran fasilitas yang baik akan memperlancar arus barang, jasa, dan manusia secara legal serta memberikan multiplier effect bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Baca Juga:
DPR Nilai E-Voting Bisa Pangkas Biaya Pemilu, KPU dan Bawaslu Diminta Ajukan Tambahan Dana
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan PLBN tidak boleh hanya berorientasi pada kemegahan fisik semata.
Kawasan pendukung di sekitarnya harus dikembangkan secara optimal agar mampu melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
"Jangan sampai PLBN hanya menjadi bangunan yang megah, tetapi kurang memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar. Kawasan pendukungnya harus dikembangkan sehingga muncul pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga:
Aher Tegaskan Perlindungan Lahan Sawah Dilindungi Penting untuk Kedaulatan Pangan Nasional
Lebih lanjut, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Barat II tersebut mendorong peningkatan konektivitas infrastruktur menuju kawasan perbatasan.
Infrastruktur yang dimaksud mencakup pembangunan dan perbaikan jalan, penguatan jaringan telekomunikasi, penyediaan fasilitas kesehatan dan pendidikan yang memadai, serta peningkatan kualitas layanan administrasi pemerintahan.
Menurutnya, pembangunan yang terintegrasi akan memperkuat daya saing kawasan perbatasan sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan dengan wilayah lainnya.