WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Aipda Yudhi Perdana Putra yang gugur dalam operasi penggerebekan terduga bandar narkoba di Kalimantan Tengah.
"Institusi memberikan penghormatan terbaik bagi almarhum dan memberikan kenaikan pangkat luar biasa," kata Sigit dalam keterangan di Jakarta, Jumat (3/6/2026).
Baca Juga:
Berkas Perkara Kasus Sabung Ayam Dilimpahkan Polda Lampung ke Denpom
Ia turut menyampaikan ucapan belasungkawa atas gugurnya Aipda Yudhi.
"Mewakili institusi, saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap anggota yang telah gugur dalam melaksanakan tugasnya, dan juga kepada seluruh keluarga besar almarhum," ucapnya.
Lebih lanjut, pemimpin Korps Bhayangkara itu meminta seluruh jajaran kepolisian untuk terus menyatakan perang melawan narkoba dan meningkatkan pemberantasan narkoba yang membahayakan masyarakat serta generasi muda.
Baca Juga:
3 Polisi Lampung Tewas Ditembak dari Jarak 6-13 Meter
Ia juga meminta jajaran untuk melakukan tindakan tegas terukur terhadap bandar narkoba yang melawan upaya penegakan hukum. Terlebih, jika perlawanan itu membahayakan jiwa petugas maupun masyarakat.
"Karena mereka (bandar narkoba) adalah penghancur generasi yang harus diberantas untuk menyelamatkan masyarakat dari dampak bahaya narkoba yang bisa merusak generasi masyarakat dan bangsa dalam menghadapi momentum bonus demografi yang harus betul-betul kita jaga bersama," kata Sigit.
Pada Kamis (2/7/2026), seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, meninggal dunia dan dua personel lainnya dilaporkan belum ditemukan saat mengikuti operasi penggerebekan terhadap terduga bandar narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.