Kelompok penerima di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T menjadi salah satu fokus yang akan segera dibenahi dalam penataan ulang tersebut.
“Nah, ada klaster-klaster yang memang harus kita tata ulang dan benahi,” kata Prasetyo.
Baca Juga:
Naniek Deyang Mundur dari Kepala BGN
Ia menegaskan pembenahan itu diperlukan agar manfaat program MBG bisa segera dirasakan kelompok prioritas di wilayah yang membutuhkan.
“Termasuk untuk kita segera prioritaskan juga di daerah yang tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) untuk bisa secepatnya mendapatkan manfaat dari Program MBG ini,” paparnya.
Selain daerah 3T, pemerintah juga menyiapkan peningkatan jumlah penerima dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau 3B.
Baca Juga:
Data Penerima Dirombak, Anggaran MBG Dipangkas Rp39 Triliun
Prasetyo menyebut upaya peningkatan penerima dari kelompok 3B itu akan terus didorong dalam waktu dua pekan ke depan.
Secara keseluruhan, proses penataan ulang pelaksanaan program MBG ditargetkan selesai dalam satu bulan ke depan.
Penataan ulang tersebut juga akan menyentuh sisi kebutuhan anggaran program MBG.