Ia menjelaskan bahwa pemerintah juga memperkirakan puncak arus balik akan terjadi beberapa hari setelah Hari Raya.
"Puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+4 atau Rabu 25 Maret," katanya.
Baca Juga:
Sudah Kemarau Tapi Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
Pemerintah berharap penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dapat membantu mengurai kepadatan arus perjalanan masyarakat.
"Diharapkan dapat melandaikan puncak keberangkatan," kata Dudy dalam rapat tersebut.
Ia menambahkan bahwa penerapan kebijakan WFA pada akhir masa libur Lebaran juga diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan saat arus balik.
Baca Juga:
Kontur Makin Rapat, Tanda Bahaya Gempa di Indonesia Semakin Meningkat
"Diharapkan arus balik tidak menumpuk pada H+4 atau Rabu 25 Maret," katanya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.