WAHANANEWS.CO, Semarang - Kasus kematian dr. Aulia Risma Lestari, seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Universitas Diponegoro (Undip), telah memicu perhatian publik.
Kematian ini tidak hanya mengguncang dunia pendidikan, tetapi juga membuka dugaan adanya tindakan perundungan dan penyalahgunaan kekuasaan oleh oknum senior.
Baca Juga:
Warga Israel Tinggal dan Buka Usaha di Bali, Imigrasi Ungkap Fakta Kewarganegaraan Ganda
Keluarga korban kini berjuang mencari keadilan melalui proses hukum.
Terkait dengan kejadian tersebut, dr. Aulia dipastikan mengalami bullying oleh oknum seniornya, sebagaimana dikonfirmasi oleh Mahabara Yang Putra, Direktur Operasional RSUP dr. Kariadi Semarang.
Namun, hingga saat ini, identitas pelaku belum terungkap.
Baca Juga:
Cuma Telat 3 Hari, Guru Harus Bikin SIM Baru dari Nol hingga Akhirnya Gugat ke MK
"Kasus perundungan memang ada, oknumnya sedang dicari," ujarnya. Pelaku diduga memanfaatkan posisinya sebagai senior untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap korban.
Pihak kepolisian pun terus melakukan penyelidikan untuk menemukan siapa yang terlibat dalam kasus ini.
Akibat insiden tersebut, aktivitas Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesi Undip di RSUP dr. Kariadi Semarang dihentikan sementara hingga kasus ini terungkap.