WAHANANEWS.CO, Jakarta - Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran menyambut positif terpilihnya PT Chandra Waste Energy bersama mitra konsorsiumnya sebagai mitra awal pengembangan proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik Serang Raya.
“Masuknya kelompok usaha nasional dengan kemampuan industri dan investasi yang kuat merupakan langkah positif untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah sekaligus menambah sumber energi listrik yang lebih ramah lingkungan,” kata Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga:
Pertamina Dukung PSEL Kertamantul, MARTABAT Prabowo-Gibran: Langkah Strategis Atasi Darurat Sampah
Menurut Tohom, proyek PSEL Serang Raya dapat menjadi bagian penting dari agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun ketahanan energi, memperbaiki kualitas lingkungan, dan memperkuat infrastruktur dasar perkotaan.
Ia menilai keterlibatan PT Chandra Waste Energy menunjukkan bahwa proyek pengolahan sampah menjadi energi mulai dipandang sebagai sektor strategis yang mempunyai prospek ekonomi dan manfaat sosial dalam jangka panjang.
PT Chandra Waste Energy merupakan entitas anak PT Chandra Asri Pacific Tbk secara tidak langsung melalui PT Chandra Daya Investasi Tbk.
Baca Juga:
Depok Kembangkan Pengolahan Sampah Jadi Bahan RDF, MARTABAT Prabowo-Gibran: Perlu Diperluas ke Daerah Lain
Perusahaan tersebut tergabung dalam konsorsium Masa Depan Energi Indonesia bersama Beijing GeoEnviron Engineering and Tech Inc.
Konsorsium tersebut diproyeksikan mengembangkan fasilitas PSEL Serang Raya dengan kapasitas pengolahan sampah sekitar 1.161 ton per hari.
Tohom mengatakan kapasitas tersebut berpotensi mengurangi tekanan terhadap tempat pemrosesan akhir sekaligus membantu pemerintah daerah menangani peningkatan volume sampah secara lebih terukur.