Urgensi pembentukan Satgas semakin menguat seiring meningkatnya tekanan yang dihadapi dunia usaha.
Salah satu penyebabnya adalah lonjakan harga gas industri yang naik dari sekitar 6 dolar Amerika Serikat menjadi 23 dolar Amerika Serikat per MMBTU.
Baca Juga:
DPR Tindak Lanjuti Tuntutan Mahasiswa, Status Tersangka Mahasiswa Trisakti Ditarget Dicabut
Kenaikan biaya produksi tersebut diperkirakan dapat memengaruhi daya saing industri dan berpotensi menyebabkan sekitar 55 ribu pekerja terdampak PHK.
Tidak hanya industri keramik, kondisi tersebut juga dikhawatirkan akan merambah sektor tekstil dan berbagai industri padat karya lainnya apabila tidak segera ditangani melalui kebijakan yang tepat.
Dasco menegaskan, koordinasi antara DPR dan pemerintah tidak berhenti pada rapat perdana ini.
Baca Juga:
Harga Minyak Dunia Turun, DPR Minta Pemerintah Siapkan Mekanisme Penurunan Harga BBM
Kedua lembaga akan terus melakukan pertemuan secara berkala untuk mengevaluasi perkembangan situasi serta memastikan langkah-langkah mitigasi dapat berjalan secara efektif.
"Pemerintah dan DPR akan rutin bertemu untuk kemudian berkoordinasi. Dari DPR nanti akan dipimpin oleh (Wakil Ketua DPR RI) Pak Cucun Samsurijal," ungkapnya.
Dalam rapat tersebut, pemerintah juga memaparkan mekanisme kerja Satgas Mitigasi PHK. Tim ini akan melakukan pemetaan terhadap perusahaan-perusahaan yang memiliki potensi melakukan pemutusan hubungan kerja sekaligus mengidentifikasi berbagai faktor penyebabnya.