“Kita bisa melatih, misalkan pemilihan Ketua OSIS dipinjamkan sistemnya, kemudian Pilkades dipinjamkan. Menurut saya, kebijakan yang kelihatannya remeh tetapi akan membangun peradaban e-voting,” pungkas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.
Ia berharap pengembangan sistem e-voting dapat menjadi bagian dari agenda modernisasi demokrasi Indonesia.
Baca Juga:
Wacana Pilkada Alternatif Dinilai Berisiko Mundurkan Demokrasi
Dengan dukungan anggaran yang memadai dan perencanaan yang matang, transformasi digital dalam penyelenggaraan pemilu diyakini mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kualitas pelaksanaan demokrasi di masa mendatang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.