“Operasi dilaksanakan secara profesional, dengan sasaran terukur. Hasilnya, wilayah Sugapa Lama dan Kampung Bambu Kuning berhasil dibersihkan dari kelompok bersenjata,” tegas Iwan.
Sebanyak 18 anggota OPM dilaporkan tewas. TNI juga mengamankan sejumlah senjata api, amunisi, bendera separatis, serta alat komunikasi dari lokasi.
Baca Juga:
Komnas HAM Sebut Pemulihan Aktivis KontraS Andrie Yunus Akibat Air Keras Bisa 2 Tahun
Semua personel TNI dilaporkan dalam kondisi aman, sementara pasukan masih bersiaga di sejumlah titik strategis.
Namun, dalam keterangannya, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menyebutkan bahwa operasi militer itu turut menyebabkan korban dari kalangan sipil, termasuk luka tembak pada seorang ibu dan anak, serta kematian tiga warga.
PGI juga melaporkan bahwa sekitar 950 jemaat dari 13 gereja dilaporkan mengungsi.
Baca Juga:
Komnas HAM Ungkap 3.264 Kasus Konflik Agraria, Polisi Disebut Hadapi Posisi Dilematis
“Penembakan terhadap warga sipil yang tidak bersenjata tidak bisa ditoleransi. Kekerasan seperti ini harus segera dihentikan,” tegas Kepala Biro Papua PGI, Pendeta Ronald Tapilatu.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.