WAHANANEWS.CO, Jakarta - Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk mengambil peran yang lebih aktif dan strategis dalam mengelola serta mengoordinasikan berbagai program kepemudaan di Indonesia.
Menurutnya, di tengah tantangan global yang semakin kompleks, diperlukan langkah konkret untuk memastikan generasi muda memiliki arah pengembangan yang jelas dan terintegrasi.
Baca Juga:
128 Atlet Dunia Ramaikan Predator-PBC Indonesia International Open 2026 di Jakarta
Fikri menilai Kemenpora perlu tampil sebagai orkestrator utama dalam merumuskan kebijakan sekaligus menyinergikan berbagai program yang menyasar kalangan muda.
Langkah tersebut dinilai penting guna mengatasi kebuntuan dalam skema pembangunan kepemudaan yang selama ini masih berjalan secara terpisah di berbagai sektor.
Menurutnya, sejarah bangsa Indonesia menunjukkan bahwa pemuda selalu menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai momentum penting nasional.
Baca Juga:
Abdul Fikri Faqih: Sensus Ekonomi 2026 Harus Ungkap Kondisi UMKM Secara Nyata
Peran generasi muda terbukti menjadi penggerak perubahan dalam berbagai fase perjalanan bangsa, mulai dari perjuangan kemerdekaan hingga era reformasi.
"Kita mesti ingat tahun 1945 kemerdekaan, kemudian juga 1998 reformasi dan sebagainya, semua itu andalannya adalah pemuda. Sementara skema pemuda itu, di Kemenpora saya cek daei 1.115 pegawai, itu rata-rata usianya 40 tahun. Sehingga, ya saya kira tidak muda lagi," kata Fikri dikutip dari situs resmi DPR RI, Sabtu (06/06/2026).
Politisi Fraksi PKS tersebut menilai penguatan kebijakan kepemudaan menjadi kebutuhan mendesak.