Berikut
narasi yang tersebar:
"sdh lihat/ nontonn TV blm. Barusan di
umumkan oleh Jokowi presiden Mulai tgl 12 hari jumaat jam 8.00 malam sp tgl 15
hari senen pagi jam.5.00 Jkt Lockdown tidak boleh keluar Rumah sama sekali dan
toko2 .S.M .Rest. semua tutup. Semua hrs diam dirumah. harus sedia bahan makanan
buat masak di Rumah jgn main. Keluar rumah di tangkap lgs Di Swap . Dan di
denda besar sekali. HATI. WARNING."
Baca Juga:
Melalui Semangat Puasa, Kita Berharap Jakarta Dapat Maju dan Masyarakatnya Sejahtera
Informasi
yang tidak bisa dipertanggungjawabkan ini ternyata juga menyebar di aplikasi
perpesanan WhatsApp.
Penelusuran
Baca Juga:
Siapa Inisial RV Penguasa Peredaran Minyak Ilegal Provinsi Jambi
Terdapat
sejumlah artikel dari media mainstream
yang memberitakan perihal kebenaran informasi tersebut.
Kepala
Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, menegaskan, informasi tentang DKI Jakarta akan lockdown mulai Jumat (12/2/2021) malam
hingga Senin (15/2/2021) pagi adalah hoaks.
Ia
mengingatkan masyarakat untuk selalu mengecek ulang kebenaran pesan-pesan yang
beredar di WhatsApp dan media sosial
lainnya.