Indonesia, kata dia, terbuka untuk menjalin kolaborasi dalam pengembangan energi terbarukan hingga energi nuklir, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan keberlanjutan.
Prabowo juga menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dalam pengembangan energi bersih.
Baca Juga:
Pemerintah Perkuat Koordinasi, Pastikan Kapal RI Aman Melintasi Selat Hormuz
"Kami juga terbuka untuk kerja sama di bidang energi terbarukan dan energi nuklir. Kami juga akan mendorong Asia Zero Emission Community, di mana perusahaan-perusahaan Jepang terlibat di Indonesia, dan kami akan mempercepat serta membantu mengatasi bottleneck proyek-proyek yang ada, sebagai contoh Legok Nangka maupun Sarulla," ujarnya.
Secara keseluruhan, pertemuan bilateral ini menjadi bagian penting dari rangkaian kunjungan kerja Presiden ke Jepang.
Selain mempererat hubungan diplomatik kedua negara, agenda ini juga diarahkan untuk mempercepat realisasi kerja sama strategis di sektor energi, sekaligus mendorong terciptanya sistem energi nasional yang lebih berkelanjutan, efisien, dan memiliki nilai tambah tinggi bagi perekonomian Indonesia.
Baca Juga:
Jelang Idulfitri 2026, Ketersediaan Energi Dipastikan Aman, Wamen ESDM Imbau Warga Tetap Tenang
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.