Kalla menekankan pentingnya menghargai peran menteri sebagai pengambil kebijakan strategis dalam pemerintahan.
Ia juga menegaskan bahwa menteri tidak memiliki tunjangan seperti yang banyak diasumsikan publik.
Baca Juga:
Enam Tahun Inkrah, Terpidana Fitnah Jusuf Kalla Masih Diburu Kejagung
“Tidak ada tunjangannya kalau menteri, hanya ada biaya operasional,” tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sempat menyinggung langkah penghematan yang dilakukan sejumlah negara di tengah krisis global akibat konflik Timur Tengah.
Ia menyebut beberapa negara memangkas gaji pejabat hingga anggota parlemen untuk membantu kelompok masyarakat yang rentan.
Baca Juga:
Silfester Belum Dieksekusi, Kejaksaan Intensifkan Pencarian
“Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR, dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan, lemah,” ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet di Istana, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Pemerintah Indonesia sendiri masih mengkaji opsi pemotongan gaji bagi jajaran kabinet dan anggota DPR RI.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut kajian tersebut masih dalam tahap pendalaman.