“(Opsi itu) sedang kita detailkan kajiannya,” kata Prasetyo usai rapat koordinasi di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dipertimbangkan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.
Baca Juga:
Enam Tahun Inkrah, Terpidana Fitnah Jusuf Kalla Masih Diburu Kejagung
Di sisi lain, pemerintah memastikan bahwa kondisi pasokan energi nasional masih dalam kategori aman.
Cadangan Bahan Bakar Minyak disebut mencukupi untuk 21 hingga 25 hari ke depan sesuai standar nasional.
“Meskipun sesungguhnya dari sisi pasokan BBM kita tidak perlu khawatir, karena itu stok aman,” tutur Prasetyo.
Baca Juga:
Silfester Belum Dieksekusi, Kejaksaan Intensifkan Pencarian
Pemerintah juga tengah mendorong langkah efisiensi lain, termasuk pengurangan konsumsi BBM melalui peningkatan penggunaan transportasi publik.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan tidak mempermasalahkan wacana pemotongan gaji menteri.
Ia bahkan menilai besaran gaji saat ini tergolong besar.