WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong transformasi sektor perikanan rakyat lewat program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Inisiatif ini menjadi salah satu program prioritas nasional yang bertujuan mengubah desa-desa nelayan dan kawasan budi daya tradisional menjadi lebih modern, produktif, serta berdaya saing tinggi.
Baca Juga:
Kerja Sama Dagang RI–AS Menguat, Investasi Mineral Wajib Bangun Smelter di Dalam Negeri
Transformasi tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi ikan, tetapi juga menyasar kualitas hidup keluarga nelayan dan pembudidaya.
Upaya ini diwujudkan melalui perbaikan infrastruktur dasar seperti dermaga, gudang pendingin, hingga sentra kuliner.
Selain itu, penguatan kelembagaan ekonomi lokal dan integrasi layanan dasar juga menjadi perhatian agar kesejahteraan masyarakat nelayan benar-benar terangkat.
Baca Juga:
Indonesia Tegaskan Produk Nonhalal Tak Wajib Label dan Sertifikat Halal
Untuk mendukung hal itu, KKP meluncurkan program Modeling 100 Kampung Nelayan Merah Putih dengan alokasi anggaran sebesar Rp2,2 triliun yang mulai digulirkan pada 2025.
Program ini menjadi simbol kehadiran negara dalam memperkuat kemandirian nelayan sekaligus menjawab kebutuhan mereka secara berkelanjutan.
Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan pembangunan 1.100 KNMP dalam kurun lima tahun ke depan.