Tidak hanya menyediakan koleksi dan fasilitas membaca, PLKI juga dirancang sebagai ruang penyelenggaraan berbagai kegiatan edukatif.
Program yang dapat dikembangkan antara lain lokakarya seni penulisan dan kaligrafi Al-Qur’an, bedah buku keislaman kontemporer, serta kegiatan pengenalan khazanah literatur Islam Indonesia dan dunia.
Baca Juga:
Sofyan Tan Dorong Buku Hadir di Ruang Publik untuk Tumbuhkan Budaya Membaca
Ke depan, pengembangan UPQ sebagai Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Agama juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian dan kapasitas kelembagaan.
Selain meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), pengembangan tersebut mencakup modernisasi kapasitas produksi dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Dengan transformasi tersebut, UPQ diharapkan tidak hanya dikenal sebagai pusat percetakan mushaf Al-Qur’an, tetapi juga berkembang menjadi pusat literasi keagamaan Islam yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Lepas Kontingen PORSENI PGMI ke Tingkat Provinsi Jawa Barat
Penguatan fungsi edukasi, aksesibilitas, dan literasi diharapkan turut menjadikan fasilitas tersebut sebagai salah satu rujukan dalam pengembangan literasi keagamaan Islam di tingkat nasional maupun internasional.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.