WAHANANEWS.CO, Jakarta - Komisi X DPR RI mendorong penguatan dukungan anggaran untuk sektor perpustakaan serta kepastian status kepegawaian dan jenjang karier bagi pustakawan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan perpustakaan mampu menjalankan perannya sebagai salah satu fondasi dalam membangun budaya literasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.
Baca Juga:
Komisi X DPR Serap Aspirasi Pendidikan di Tebing Tinggi, Soroti Kesejahteraan Guru dan Revitalisasi Sekolah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI M.Y. Esti Wijayati selaku Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI ke Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Semarang, jumat (21/8/2026), mengatakan penguatan perpustakaan tidak cukup hanya dilakukan melalui penyediaan fasilitas dan koleksi bahan bacaan.
Menurutnya, kualitas tenaga pengelola perpustakaan juga menjadi faktor yang menentukan agar layanan dapat berjalan secara maksimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Esti menilai persoalan keterbatasan tenaga pustakawan serta dukungan anggaran merupakan tantangan yang masih dihadapi sejumlah daerah.
Baca Juga:
Komisi X DPR Minta Kebijakan Regrouping SD Dikecualikan di Daerah 3T, Jangan Sekadar Demi Efisiensi
Permasalahan tersebut, kata dia, bukan hanya terjadi di Jawa Tengah, melainkan juga menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian di tingkat nasional.
“Yang pertama, soal pustakawan. Kedua, soal anggaran yang beberapa tahun ini mengalami penurunan yang signifikan,” ujar Esti.
Menurut Esti, pemerintah perlu memberikan ruang yang lebih luas untuk penguatan SDM pustakawan, termasuk melalui pengangkatan tenaga serta pemberian kepastian mengenai status kepegawaian dan jalur pengembangan karier.