KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo–Gibran mengapresiasi langkah inovatif Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Sekolah Alam Cikeas yang menghadirkan mesin Reverse Vending Machine (RVM) atau ATM plastik di lingkungan sekolah.
MARTABAT menilai program ini sebagai terobosan konkret yang mampu mengubah sampah plastik menjadi sumber ekonomi yang mendidik serta membuka ruang lahirnya generasi baru yang melek lingkungan.
Baca Juga:
Lindungi Lingkungan, 8 Miliarder Dunia Beli Ribuan Hektare Tanah untuk Jadi Hutan
Bagi organisasi relawan tersebut, kolaborasi lintas sektor seperti ini sejalan dengan semangat pemerintahan Prabowo–Gibran dalam memperkuat ekonomi hijau dari level akar rumput.
Ketua Umum MARTABAT Prabowo–Gibran, KRT Tohom Purba, menyatakan bahwa inovasi RVM merupakan wujud nyata dari pemikiran ekologis yang harus diperluas ke seluruh institusi pendidikan.
Ia menilai kehadiran ATM plastik di sekolah akan mendorong perubahan budaya pengelolaan sampah sekaligus memperkaya literasi keuangan para siswa.
Baca Juga:
Beroperasi Sejak 2024, Diduga SPBU Sigumpar Tidak Memiliki Persetujuan Lingkungan
“Ini adalah contoh transformasi perilaku yang tidak hanya mengurangi sampah, tetapi sekaligus mengajarkan nilai ekonomi sirkular kepada anak sejak dini. Pengelolaan sampah tidak boleh lagi dipandang sebagai beban, tetapi sebagai aset,” ujar Tohom, Kamis (27/11/2025).
Tohom yang juga Pengamat Energi dan Lingkungan ini mengatakan bahwa ekosistem pengelolaan sampah nasional membutuhkan inovasi serupa agar Indonesia mampu memperkecil gap antara produksi sampah dan kemampuan pengolahannya.
Ia menilai mesin RVM BSI sebagai bentuk teknologi tepat guna yang mudah direplikasi.