Pendekatan ini dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas kampanye pariwisata di berbagai pasar potensial.
Strategi keempat adalah memperkuat pergerakan wisatawan nusantara dengan mendorong masyarakat Indonesia untuk berwisata di dalam negeri.
Baca Juga:
Sandiaga Uno Singgung KUHP Baru Bisa Berdampak ke Pariwisata Indonesia
Upaya ini dinilai sangat relevan terutama menjelang periode libur Lebaran yang biasanya diiringi peningkatan mobilitas masyarakat.
Strategi kelima adalah mendorong penyelenggaraan berbagai event pariwisata di wilayah perbatasan.
Langkah ini bertujuan menjaga perputaran ekonomi pariwisata di daerah serta menarik kunjungan wisatawan dari negara tetangga.
Baca Juga:
Rokhmin: Indonesia Kalah dengan Singapura Disektor Pariwisata
“Karena itu peluang ini perlu dimanfaatkan secara optimal antara lain dengan menawarkan paket wisata golf, wisata belanja, wellness, dan berbagai pengalaman wisata lainnya,” kata Menteri Pariwisata.
Selain itu, Menteri Pariwisata menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam memperkuat daya saing sektor pariwisata nasional.
Koordinasi dilakukan antara lain dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Imigrasi, serta Kementerian Keuangan untuk merumuskan kebijakan strategis.