WahanaNews.co | Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Waketum PP Persis), KH Jeje Zaenudin menyampaikan pujian atas keberanian Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang minta maaf secara terbuka soal data pesantren yang diduga terafiliasi gerakan terorisme.
Menurut Jeje, silaturahmi dan dialog Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuahkan hasil yang baik.
Baca Juga:
Cholil Nafis: Awal Puasa Ramadan 2025 Bisa Berbeda, tapi Lebaran Kemungkinan Sama
Pertemuan dilaksanakan di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Timur, pada Kamis siang (3/2/2022).
Apalagi, lanjut Jeje, setelah berdiskusi sekitar dua jam mendengarkan bebagai masukan, kritik, dan saran, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar menyampaikan permohonan maaf.
"Kami sangat gembira sekaligus mengapresiasi sikap terbuka, gentel, dan rendah hati dari Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar," katanya dalam keterangannya, Kamis (3/2/2022).
Baca Juga:
Warga Non-Muslim di Sulut Bantu Gerakan Bersih Masjid Jelang Ramadhan 1446 H
Ia juga memuji keberanian pihak BNPT soal pesantren yang tanpa ragu mengakui kesalahan data tersebut.
"Ia tanpa ragu menyatakan minta maaf kepada pesantren dan semua pihak yang merasa tersinggung dan tersakiti dengan release daftar pesantren yang terafiliasi terorisme," imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Boy menyampaikan bahwa BNPT tidak akan sungkan-sungkan mengubah peristilahan dan diksi yang dianggap kurang tepat.