Menurut Dito, dalam pertemuan tersebut Jokowi dan Mohammed bin Salman membahas berbagai isu strategis.
Ia menyebut topik yang dibicarakan meliputi investasi, Ibu Kota Negara, serta pelayanan haji bagi jemaah Indonesia.
Baca Juga:
Restorative Justice untuk Rismon Dianggap Sesuai Semangat Undang-undang KUHP
“Seingat saya itu bagian dari pembicaraan waktu itu lagi makan siang Presiden Jokowi dengan MBS,” kata Dito.
Ia menegaskan tidak ada pembahasan spesifik mengenai kuota haji dalam pertemuan tersebut.
“Itu sebenarnya tidak kuota spesifik tapi pelayanan haji,” ujarnya.
Baca Juga:
Bashar al-Assad Dinobatkan Pemimpin Terkorup, Jokowi Juga Masuk Daftar Finalis
Dalam pemeriksaan itu, Dito juga mengakui penyidik menanyakan keterkaitan biro perjalanan haji Maktour Travel dengan perkara kuota haji.
“Ya pastinya ada lah, kebetulan kan Pak Fuad itu bapak dari istri saya,” ucap Dito.
Ia memastikan dirinya tidak berada di rumah pribadi pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, saat KPK melakukan penggeledahan.