Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah M. Ilham Effendy menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses pelayanan kepada jemaah berjalan dengan baik, mulai dari kedatangan di bandara hingga proses kepulangan ke Tanah Air.
“Petugas KUH Jeddah bersama Satgas Bandara terus melakukan monitoring secara intensif di seluruh area layanan jemaah guna memastikan proses kedatangan dan pemulangan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar M. Ilham Effendy.
Baca Juga:
Kasus Campak di Indonesia Tembus 8.716, Pemerintah Perkuat Program Imunisasi
Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna menjaga kelancaran pelayanan bagi jemaah umrah Indonesia selama berada di Arab Saudi.
“Koordinasi dengan seluruh pihak terkait terus kami lakukan agar pelayanan kepada jemaah dapat berjalan optimal, termasuk dalam penanganan jemaah yang sebelumnya mengalami keterlambatan penerbangan,” tambahnya.
Menurutnya, koordinasi tersebut melibatkan maskapai penerbangan, penyelenggara perjalanan ibadah umrah, serta otoritas bandara setempat agar setiap potensi kendala yang muncul dapat segera diatasi.
Baca Juga:
Tim Posko ESDM Tinjau Makassar, Ketersediaan Energi di Sulawesi Dipastikan Aman
Secara umum, kondisi di lapangan selama proses pemantauan berlangsung terpantau kondusif. Tidak ditemukan permasalahan berarti yang menghambat proses pelayanan jemaah.
Sejumlah jemaah yang sebelumnya sempat mengalami keterlambatan penerbangan atau sempat tertunda keberangkatannya juga secara bertahap telah dipulangkan kembali ke Indonesia.
Lebih lanjut, M. Ilham Effendy menyampaikan bahwa secara kumulatif jumlah jemaah umrah Indonesia yang telah kembali ke Tanah Air dalam periode 28 Februari hingga 14 Maret 2026 mencapai puluhan ribu orang.